Beranda blog

Pendukung PSM Makassar di Toraja Nyalakan Lilin Doakan Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

0

MAKALE–Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan korban jiwa menyita perhatian publik.

Salah satunya dari The Maczman Zona Toraja.

Pendukung PSM Makassar di Toraja itu gelar tabur bunga, menyalakan lilin serta doa bersama sebagai ungkapan duka.

Aksi itu digelar di Plaza Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

“Kami merasakan dukacita mendalam serta rasa kemanusiaan yang ingin kami nyatakan lewat lilin, memanjatkan doa serta aksi tabur bunga,” kata Ketua The Maczman Toraja, Alexander Andilolo, Minggu (2/10/2022).

The Maczman Toraja turut mendoakan para korban meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut.

“Baik suporter dan pihak keamanan diterima di sisi Tuhan Yang Mahakuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ungkapnya.

Alex juga berharap tidak ada lagi korban di dunia persepakbolaan Indonesia.

Kemudian, ia berharap tragedi ini mendapatkan perhatian dari PSSI dan pemerintah.

Khususnya kata dia, dalam investigasi transparan sehingga kejadian ini terang benderang.

“Pihak-pihak yang teledor dan bersalah dapat dihukum sesuai perundangan undangan yang berlaku di negeri kita tercinta,” ujarnya.

Ia juga berharap, Indonesia tidak mendapatkan sanksi yang berat dari FIFA.

Sehingga dunia persepakbolaan Indonesia dapat mengambil hikmah atas tragedi di Malang, untuk bisa lebih baik dan berbenah seutuhnya demi kemajuan sepakbola Indonesia.

Seperti diketahui, kerusuhan terjadi saat berakhirnya laga Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Mayoritas korban meninggal dunia merupakan suporter Arema FC (Aremania).

TP

Gelar Musda Pertama, Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Yahukimo Tetapkan Matius Sebagai Ketua

0

Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertama di Dekai, 23-24 September 2022.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram.

Pengurus IKT Yahukimo terpilih Matius, S.Hut. M.Si menyampaikan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya Musda tersebut dan telah mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dan Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) sebagai pedoman kerja bagi pengurus terpilih.

Ia berpesan kepada seluruh warga IKT Yahukimo untuk selalu menjunjung tinggi motto Siporannu Sipopa’di’ yang artinya ‘Menjaga Persatuan dan Kesatuan’, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Selalu berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat yang ada. Sebab dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung dan senantiasa meningkatkan kualitas dan pelayanan yang sungguh dalam bidang tugas masing-masing, baik selaku swasta atau tukang, ASN guru dan Medis,” kata Matius.

Adapun susunan pengurus terpilih Ikatan Keluarga Toraja Yahukimo periode 2022-2027 yaitu Matius sebagai Ketua, Bongga Sumule sebagai Wakil Ketua, Anton Parongko sebagai Sekretaris, Hilda Salempang sebagai Wakil Sekertaris dan Theo Tangkelangi sebagai Bendahara.

Alan Mola dan Erandy Ridho Antar Tim Basket Pelajar Sul-Sel ke Popnas 2023 di Bangka Belitung

0

Dua atlit basket asal Toraja berhasil membawa tim basket pelajar Sulawesi Selatan melaju ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan berlangsung di Bangka Belitung tahun 2023 mendatang.

Keduanya adalah Gema Galgani Mola asal SMA Negeri 5 Tana Toraja dan Erandy Olay Ridho asal SMA Negeri 1 Toraja Utara.

Mereka dipastikan melangkah ke Popnas setelah tim basket pelajar Sulsel berhasil meraih medali perak pada ajang Pra Popnas wilayah IV.

Wilayah IV Pra Popnas diikuti 7 Povinsi, yaitu Kalimantan Timur sebagai tuan rumah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat.

Pra Popnas olahraga basket berlangsung di Gor Serbaguna Kadrie Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur.

Di partai final yang digelar pada Kamis (15/9), tim basket Sulsel kalah dari Jawa Timur dengan skor 56-66. Meski keluar sebagai juara kedua, berdasarkan regulasi tim basket Sulsel tetap lolos ke Popnas 2023 di Bangka Belitung.

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Poros Pangala-Awan Ditutup Sementara untuk Roda Empat

0

Jalan poros yang menghubungkan Pangala, Kecamatan Rindingallo dan Awan, Kecamatan Awan Rante Karua, Kabupaten Toraja Utara akan ditutup sementara untuk kendaraan roda empat mulai hari ini, Jumat (16/9/2022) hingga dua minggu kedepan.

Penutupan poros Pangala-Awan, tepatnya di Dusun Sangpiak, Lembang Buntu Karua, Kecamatan Awan dikarenakan warga setempat akan melaksanakan swadaya perbaikan jalan.

Herianto Parrangan, salah satu koordinator kegiatan menerangkan bahwa kondisi jalan yang rusak kerap mengakibatkan lakalantas. Hal ini mendorong warga, pegawai dan guru yang sering melalui jalan tersebut untuk malakukan swadaya.

“Panjang jalan yang rusak parah sekitar 100 meter, sangat parah yang di tanjakan, hampir setiap hari ada pegawai, guru atau masyarakat yang naik motor jatuh di situ, makanya kita upayakan kerja dadurat saja sebelum semakin banyak korban,” terang Herianto.

Kata Herianto, dana untuk melaksanakan perbaikan jalan yang rusak bersumber dari urunan berbagai pihak dan hingga saat ini proses pengumpulan dana dari donatur masih berlangsung.

“Nanti akan kita publish sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi,” ucapnya.

Poros Pangala-Awan merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat Awan, terlebih jalur ini digunakan sebagai akses terdekat untuk merujuk pasien gawat darurat dari Puskesmas Awan.

Selama kegiatan perbaikan, jalan poros Pangala-Awan masih bisa dilalui kendaraan roda dua. Adapun jalur alternatif dapat melalui kecamatan Kurra, Kabupaten Tana Toraja.

Toraja Ikutkan Empat Atlit pada Turnamen Catur Internasional Asian Youth Chess Championship di Bali

0
Tandiseru Miqdam Ahmad Parantean, Bernadino Realino David Loke Rawi, Sartine Klara Bato' dan Glowy Esther Ake

Empat atlit junior catur Toraja akan berpartisipasi pada turnamen catur Asian Youth Chess Championship yang akan dilaksanakan di Bali pada 13 Oktober 2022 mendatang.

Atlit Toraja akan bertarung pada kategori U-10, U-12, dan U-18 tahun.

Adapun keempat atlit merupakan siswa-siswi binaan sekolah catur Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).

Miqdam Ahmad Parantean dan Sartine Klara Bato’ Tandiseru merupakan atlet dari sekolah catur Tana Toraja. Sementara itu Bernadino Realino David Loke Rawi dan Glowy Esther Ake berasal dari sekolah catur Toraja Utara.

Ayub Pongrekun selaku Kabid Pemuda, Olahraga, dan Informatika PMTI berharap atlit catur Toraja dapat menunjukan penampilan terbaik mereka di ajang internasional ini.

“PMTI mengutus 4 atlit dari Toraja ke AYCC di Bali untuk meningkatkan Catur Toraja dilevel yang lebih tinggi. Kita berharap 4 atlit dari Sekolah Catur PMTI ini bisa memberikan penampilan terbaiknya, walaupun ini merupakan pengalaman pertama mereka di level Internasional,” ucap Ayub.

 

Dan Pongtasik Gandeng BNNK Tana Toraja Sosialisasi Perda Fasilitasi Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika

0

Dan Pongtasik, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tana Toraja melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No. 5 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika pada Senin, 12 September 2022.

Kegiatan ini digelar di Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja dan dihadiri ratusan warga setempat.

Masyarakat Lembang Tumbang Datu sangat antusias mendengarkan sosialisasi hingga berdiri menumpuk di luar ruangan

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya edukasi tentang bagaimana cara-cara Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan mendukung upaya promotif dan preventif setiap lini yang berkompeten dalam mencegah segala bentuk kejahatan narkotika dan peredaran prekursornya.

“Toraja Utara dan Tana Toraja ini dua kabupaten yang sangat potensil terjadinya pengedaran dan penyalahgunaan narkoba, sehingga melalui perda ini ditegaskan peran Pemerintah Daerah untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata Dan Pongtasik.

Anggota DPRD Sulsel komisi E ini juga mengaharapkan peran semua elemen masyarakat dalam melakukan pencegahan pengedaran narkoba.

“Dalam rangka pencegahan bukan hanya pemerintah dan BNN tapi perananan masyarakat, peranan keluarga dan peranan agama juga sangat penting,” ucapnya.

Indra Batara Randa yang hadir mewakili BNNK Tana Toraja menuturkan dampak buruk bagi penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi generasi muda.

Ia pun berharap para orang tua mendorong anak mereka mengikuti organisasi yang berorentasi prestasi sebagai tempat membina karakter dan menjadi media bagi anak menemukan jati diri mereka.

Indra Batara Randa, Perwakilan BNNK Tana Toraja

Indra juga berpesan bagi para orang tua agar terus mengingatkan anak-anak mereka menjahui narkoba.

Kata dia, pada dasarnya semua pengguna narkotika yang ditangani BNNK belum ada yang menyatakan diri mereka senang dan beruntung dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba, semuanya menyesal.

Indra Batara juga mengajak warga setempat untuk aktif memeberikan informasi kepada petugas.

“Jangan takut disebut cepu atau diancam jika memberikan informasi kepada petugas, karena undang-undang menjamin itu,” katanya.

Polisi Buru Pelaku Percobaan Penculikan Murid SD di Tana Toraja

0

Salah seorang murid SD berinisial SAL dikabarkan nyaris menjadi korban penculikan oleh pria tak dikenal di dekat rumahnya Jl Buisun, Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Tana Toraja, pada Sabtu (10/9/2022) lalu.

Beruntung aksi penculikan tersebut gagal karena korban melawan, kemudian berlari ke rumahnya.

Dugaan percobaan penculikan tersebut dibenarkan Kasat Samapta Polres Tana Toraja, AKP Gunarni Munda.

Gunarni mengatakan, saat itu korban pulang sekolah berjalan menuju rumahnya dan tiba-tiba didatangi pria tak dikenal.

Pelaku menawarkan permen kepada korban namun ditolak. Korban lalu ditarik oleh pelaku.

Korban kemudian melawan dengan cari berteriak dan memberontak.

Setelah lepas, korban segera berlari ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Korban sempat dikejar pelaku menggunakan motor. Beruntung korban selamat hingga tiba di rumahnya.

“Sempat dikejar (pelaku), tapi korban selamat sampai di rumahnya, kebetulan saat itu sudah banyak warga, jadi pelaku putar balik,” kata Gunarni Selasa (13/9/2022).

Gunarni menambahkan, pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Sat Intelkam untuk memburu pelaku.

“Fisik dan ciri-ciri motor pelaku sudah diketahui, kita juga sudah koordinasi Intelkam untuk lidik,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, Gunarni mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk lebih waspada.

Sebaiknya kata dia, murid-murid diantar dan dijemput ke sekolah.

Anggota DPRD Sulsel, Dan Pongtasik Gelar Sosialisasi Perda Sekolah Ramah Guru dan Siswa di SMKN 2 Toraja Utara

0

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PDIP, Dan Pongtasik, S.H. menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan no 5 tahun 2021 tentang Sekolah Ramah Guru dan Siswa, di SMK Negeri 2 Toraja Utara, Senin (12/9/2022).

Kegiatan ini dihadiri ratusan siswa dan beberapa perwakilan guru.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama DPRD punya kesadaran tentang dunia pendidikan, sehingga tahun 2021 kami membuat satu peraturan daerah tentang sekolah ramah guru dan siswa,” ucap Dan Pongtasik dalam sambutannya.

Anggota komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini juga mengingatkan para siswa agar lebih disiplin dalam dunia kerja dan usaha.

“Salah satu kunci kesuksesan yaitu disiplin, anak-anakku harus pintar membagi waktu, khususnya yang terkait dengan kegiatan adat,” kata Dan Pongtasik.

Sementara itu materi sosialisasi lebih lanjut dibawakan oleh Ir. Mathias.

Ir. Mathias merupakan kordinator program inklusi perlindungan perempuan dan anak, kesetaraan gender, pemenuhan HAM, pemenuhan hak disabilitas dan kelompok-kelompok rentan lainnya di Kabupaten Tana Toraja.

Adapun yang dimaksud sekolah ramah guru dan siswa yaitu bagaimana menciptakan suasana yang mendukung terlaksananya proses belajar mengajar, karena itu siswa harus merasa nyaman, tidak merasa tertekan dan sangat mendukung untuk pikiran-pikiran yang kreatif.

Demikian juga bagi guru bisa merasa nyaman membagi ilmu dan pengetahuan nya pada siswa.

“Siswa erat hubungannya dengan anak, yaitu yang umurnya di bawah 18 tahun, anak dilindungi negara, karena itu mereka harus benar-benar merasa nyaman,” terang Ir. Mathias.

Ir. Mathias lebih lanjut menuturkan bentuk penerapan Perda harus didukung fasilitas yang tersedia. Misalnya siswa merasa nyaman ketika mereka masuk ke dalam toilet.

“Ada kasus di salah satu sekolah toilet perempuan dan laki-laki dipisahkan dengan dinding yang cuma setengah, bagi anak perumpuan ini sangat tidak nyaman”, katanya.

Begitu juga fasilitas bagi sekolah yang lebih dari satu lantai, akses menuju lantai 2 dan seterusnya harus ramah bagi guru atau siswa penyandang disabilitas.

“Siswa punya hak menyampaikan pendapat dalam rapat-rapat resmi atau pertemuan resmi di sekolah, ada yang namanya forum siswa yang membawa aspirasi siswa saat pertemuan komite. Jika mereka tidak ada perwakilan, itu dianggap melanggar Perda,” tambah Ir. Mathias.

“Yang paling penting juga siswa harus menghormati gurunya,” tutupnya.

Sementara itu kepala sekolah SMKN 2 Toraja Utara, Yusuf Kalu, S.Pd., M.M. menyatakan siap mendukung program-program pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk kemajuan dunia pendidikan.

“Ini sangat penting dalam menciptakan suasana pendidikan yang lebih menyenangkan, pendidikan itu memang harus menyenangkan, Kalau belajar dan siswa senang pasti pelajaran itu cepat terserap,” kata Yusuf Kalu.

Pemuda Ini Berhasil Budidaya Cabai Katokkon dengan Sistem Water Culture Hidroponic

0
katokkon water culture hydroponic
katokkon water culture hydroponic

Cabai katokkon merupakan salah satu sumber daya genetika spesifik lokal dari Toraja. Katokkon memiliki keunikan bentuk serta aroma khas menjadikan cabai ini salah satu ikon Toraja yang selalu dirindukan setiap wisatawan maupun masyarakat Toraja yang menetap di perantauan.

Jika selama ini kita mengonsumsi katokkon dari media tanam tanah, Prajman Evansi Pasombo, anak muda Toraja berhasil melakukan budidaya cabai Katokkon dengan sistem Water Culture Hidroponic.

Evan merupakan alumni UNHAS Makassar yang sempat belajar ilmu pertanian di Israel. Saat ini Even bekerja sebagai Staft Ahli di Fakultas Pertanian UKI Toraja.

Evan yang dihubungi @Infotoraja pada Jumat (24/6/2022) pagi bercerita bahwa penelitiannya ini terinspirasi dari trend “urban farm” dan masa pandemi covid-19 yang membuat terbatasnya kebutuhan pangan sehingga banyak masyarakat yang kembali ke kebun atau pekarangan rumah untuk menanam.

“Ini research saya buat soal cabai katokkon, saya tanam pakai kultur air, ditanam di dalam sebuah bucket seperti ember tanpa menggunakan tanah, outputnya ini saya buat supaya bisa mengedukasi masyarakat Toraja bahwa bukan cuman melalui kultur tanah kita bisa menanam,” cerita Evan.

“Saya juga mau supaya orang Toraja yang tinggal di area perkotaan yang sudah sangat jarang dapat lahan untuk menanam, bisa menggunakan metode ini”. Tambah Evan.

Evan menuturkan bahwa usia tanam hingga panen katokkon dengan sistem water culture hydroponic relatif lebih cepat.

“kurang lebih 56 hari, sedikit lebih cepat dari katokkon kenvensional di media tanah yang menghabiskan waktu lebih dari 60 hari setelah tanam (HST).” Ucap Evan.

Menurut Evan, suhu di Toraja relatif stabil dan memang sudah cocok, namun yang menjadi tantangan adalah masalah pengendalian hama dan pemenuhan unsur hara.

“Puji Tuhan saya tanam 30 pohon belum ada yang terkena hama, sebenarnya semua tergantung dari hara nya, kalau haranya terpenuhi tanaman pasti sehat dan tidak rentan kena penyakit. Dengan sistem hidroponik ini semua bisa kita kontrol mulai dari akar sampai ujung daun, nutrisi yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan tanaman mulai dari fase vege hingga generatif,” ucapnya.

#infotoraja #toraja

Camat Baru Simbuang, Pasa Maraya: Lanjutkan Simbuang Bebas Judi Sabung Ayam, Jika Tidak, Mundur!

0

Sebanyak 217 pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dilantik pada Kamis (7/4/2022) lalu berlangsung di gedung Tammuan Mali Makale.

Ratusan pejabat yang terdiri dari pejabat eselon III dan IV tersebut dilantik Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg.

Dalam sambutannya, Zadrak Tombeg menegaskan jika pelantikan sekaligus pergeseran tersebut untuk meningkatkan kinerja para ASN bukan sebagai hadiah ataupun hukuman melainkan dilakukan demi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Simbuang sala satu Kecamatan yang mendapat pergantian pada posisi Camat. Camat sebelumnya Rithayani Layuk digantikan oleh Anthonius.

Rithayani Layuk yang merupakan orang asli Simbuang, sejak masa kepemimpinannya sebagai Camat Simbuang mendapat beragam pujian dari berbagai kalangan masyarakat. Beliau dinilai konsiten melarang aktivitas judi sabung ayam di Kecamatan Simbuang.

Pasa Maraya, sala satu tokoh pemuda asal Simbuang bahkan menitipkan akan hal tersebut kepada Camat baru di Simbuang.

“Ada kan pergantian Camat di Simbuang? titip untuk Camat yang baru, jadikan prioritas utama “Simbuang bebas judi sabung ayam”, jika tidak mending mundur,” ujar Pasa Maraya.

“Simbuang bebas dari judi sabung ayam, pemuda mesti pada garda terdepan untuk mempertahankannya, karena itu siapapun Camatnya, budaya itu mesti terus dijaga dan kiranya Simbuang bisa jadi role model bagi kecamatan lain,” tambahnya.

Bung Pasa, sapaan akrab Pasa Maraya saat ini menjabat wakil ketua DPD KNPI Kota Makassar dan ketua pemuda Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulselbara.

Dia berharap agar tugas pokok seorang Camat yaitu membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat itu benar-benar dilaksanakan dengan baik di Simbuang.

Sesuai penjelasan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung saat pelantikan selesai dilangsungkan bahwa enam bulan kedepan akan kembali dilakukan evaluasi kemudian rotasi sehingga ia berharap, ASN segera melakukan penyesuaian di tempat kerja yang baru.

“Olehnya itu, langkah awal enam bulan kedepannya dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum, Camat yang baru kiranya senantiasa melakukan pembinaan dan mengawasan penyelenggaraan kegiatan di setiap Desa dan Kelurahan dalam bentuk kegiatan yang sifatnya untuk peningkatan ekonomi masyarakat sebagai upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.” Tegas pemuda yang pernah menjadi ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) periode 2013-2015 ini.