Beranda blog Halaman 21

Tahun Ini Presiden Merayakan Natal di Kalimantan, Semoga Tutup Tahun di Toraja

0
Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri Natal
Presiden RI Joko Widodo, saat hadir di perayaan Natal Nasional tahun 2016 (sumber ; Sekertariat Negara).

INFOTORAJA.COM, RANTEPAO – Presiden RI, Joko Widodo, telah resmi menunjuk Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sebagai tuan rumah perayaan Natal nasional tahun 2017 ini.

Rilis yang diterima InfoToraja.Com, dari panitia perayaan Natal nasional, Selasa (5/12/2017) siang, Perayaannya dilaksanakan di Rumah Radangk, dan anggaran yang disiapkan sebesar Rp.2 miliar.

“Kami telah menggelar rapat persiapan Natal Oikumene Nasional yang akan dilaksanakan di Kalbar pada Desember mendatang, dimana Presiden Jokowi akan menghadiri kegiatan ini,” kata Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional tahun 2017, Ignatius Jonan, dalam rilis ini.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam rilis ini menjelaskan, Kalimantan Barat dipilih sebagai tempat pelaksanaan Natal Oikumene Nasional atas petunjuk langsung Presiden Jokowi.

“Tema Natal oikumene tahun 2017 ini, mengangkat tema kebhinekaan, untuk merekatkan semua suku yang ada di Indonesia, pada kegiatan ini, tidak hanya melibatkan masyarakat Nasrani saja, tetapi seluruh agama yang ada, sesuai dengan tema kita,” ujar Ignasius Jonan.

Selain Presiden, kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah menteri dan pihak terkait lainnya itu.

Terkait teknis pelaksanaannya Jonan menambahkan, nanti akan dikonsep bersama Ketua Pelaksana, yaitu Gubernur Kalbar, untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan ini.

Gagalnya RI satu bernatal bersama sekaligus hadir dalam puncak Lovely Desember in Toraja 2017 di Toraja Utara tidak membuat harapan Pemkab Toraja Utara “mundur”.

“Pemkab Toraja Utara tidak akan mengurangi kemeriahan dan kehikmatan event Lovely Desember tahun ini, meski Bapak Presiden belum sempat bersama kita saat puncak acara,” ujar Ketua Panitia Lovely December in Toraja 2017, Rede Roni.

Plt. Sekda Toraja Utara ini juga menyampaikan harapan dan doa Panitia Lovely Desember, Pemkab, dan masyarakat Toraja Utara, Presiden RI dapat menutup tahun 2017 ini di Toraja.

“Doa dan harapan kami Bapak Presiden dapat bermalam tahun baru di Negeri diatas awan, bumi Pongtiku, Toraja Utara”, tambah Rede Roni.

 

Ini Juara Yang Direbut Tim Basket SMAN 1 Rantepao Saat Bertanding di Tana Toraja

0
Tim basket SMA 1 Rantepao
Tim basket SMA 1 Rantepao berhasil meraih juara umum kompetisi basket IBB SMAKAM CUP VI 2017, Minggu (3/12/2017).

INFOTORAJA.COM, MAKALE – Ketangguhan tim basket SMAN 1 Rantepao teruji dalam turnammet SMAKAM Cup VI 2017, di lapangan basket SMA Katolik Makale, Tana Toraja, Minggu (3/11/2017) kemarin.

“Kami tim SMAN 1 Rantepao sukses membawa pulang tiga piala pada Invitasi Bola Basket SMAKAM CUP VI 2017,” ujar manajer tim basket putri SMAN 1 Rantepao, Irene Tirsa Tonapa, kepada InfoToraja.Com, Selasa (5/12/2017) malam.

Pada babak fainal tim basket putri SMAN 1 Rantepao takluk dari tim putri tuan rumah dengan skor tipis 14-16, dan berstatus runner up atau juara dua.

Sementara tim basket putra SMAN 1 Rantepao berhasil membungkam tim SMAN 2 Rantepao dengan skor telak 51-37, dan menjadi juara satu dalam turnament kategori putra antar pelajar se Toraja ini.

“Pertandingan final berjalan begitu sengit dan masing-masing team saling memperebutkan poin, dan super terima kasih buat teman – teman SMAN 1 Rantepao yang hadir dan menjadi penyemangat kami,” ujar Irene Tirsa Tonapa.

Atas keberhasilan ini pula piala bergilir SMAKAM Cup VI 2017 direbut tim basket sekolah yang akan berubah nama menjadi SMAN 1 Toraja Utara.

“Kesuksesan ini memotivasi SMAN 1 Rantepao untuk mempertahankan gelar kejuaraan pada IBB selanjutnya,” tambah Pelajar Kelas XI Cibi (kelas khusus) SMAN 1 Rantepao ini.

Prestasi yang sangat membanggakan untuk SMAN 1 Rantepao bisa mengukir kembali prestasi di dunia olahraga khusunya basket, selamat!

Cuaca Ekstrim Robohkan Lumbung di Tikala, Toraja Utara

0
Lumbung Roboh di Tikala, Toraja Utara
Lumbung yang rubuh saat cuaca ekstrim di Tongkonan Pa'patukuan, Kandeapi, Kelurahan Buntu Barana, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Senin (4/12/2017) kemarin sore.

INFOTORAJA.COM, TIKALA – Cuaca yang ekstrim merobohkan lumbung di Tongkonan Pa’patukuan, Kandeapi, Kelurahan Buntu Barana, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Senin (4/12/2017) kemarin sore.

Pantuan InfoToraja.Com, lumbung yang digunakan menyimpan padi ini masih terbilang baru dibangun.

“Betul kejadian kemarin sore, akibat angin kencang disertai hujan lebat, dan pemiliknya atas nama Ne’ Yanti, Pihak Kelurahan juga telah berkoordinasi dengan BPBD Toraja Utara,” ujar Lurah Buntu Barana, Yunus Bisa’, kepada InfoToraja.Com, via telepon, Selasa (5/11/2017) siang.

Dari keterangan pers Kepala BMKG Stasiun IV bandara Pongtiku, Agung Sudiono, cuaca extrem tersebut disebabkan oleh tebalnya awan cumulunimbus, dan berlangsung hingga bulan Januari 2018 mendatang.

“Awan cumulunimbus yang menjulang tinggi menyebabkan terjadinya down draft atau aliran udarah ke bawah yang menyebakan angin kencang disertai hujan lebat. dari arah timur kecepatan angin mencapai 35 km/jam,” ungkap Agung Sudiono.

Kejadian ini menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah, bukan hanya itu, setelah kejadian ini masyarakat mulai resah akan terulangnya kejadian ini dikarenakan kondisi cuaca sekarang.

Lalu, bagaimana dengan pohon natal yang saat ini dibuat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan setinggi 45 meter di lapangan bakti Rantepao, Toraja Utara, di saat cuaca kurang bersahabat?

 

Sumber : Cuaca Extrem Robohkan Lumbung Padi di Desa Kandeapi
Penulis : Joyfull (pelajar SMAN 1 Rantepao)
Editor : Yultin Rante

 

Pemkab Toraja Utara Butuh Rp. 2 M untuk Bayar Gaji PHT Satpol PP dan Pemadam Kebakaran

0
Mobil pemadam kebakaran Toraja Utara
Mobil pemadam kebakaran yang diparkir sebagai aksi protes di kantor Bupati Toraja Utara, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Senin (4/12/2017) siang.

INFOTORAJA.COM, RANTEPAO – Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Toraja Utara lakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati Toraja Utara, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Senin (4/12/2017) siang.

Lima unit pemadam kebakaran juga dikembalikan dan diparkir dihalaman kantor Bupati Toraja Utara.

“Kami kembalikan mobil pemadam ke yang punya, kami sudah enam bulan kerja keras, tapi Pak Bupati tidak mengerti kami akan kebutuhan hidup kami,” kata salah satu personel Satpol PP inisial NF, kepada InfoToraja.Com, disela aksi protes ini.

Untuk diketahui gaji bulanan untuk pegawai kontrak ini senilai Rp. 750.000 per bulan, ditambah uang makan senilai Rp. 50.000 per hari selama 20 hari kerja.

“Motor kami sudah ditarik pak, tambah anak istri kami sudah minta persiapan natal, tolong Pak Bupati pri kemanusiannya,” ungkap SD, personel pemadam kebakaran Toraja Utara.

Saat dikonfiramasikan ke Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, staf protokoler Setda Toraja Utara menyampaikan Bupati saat ini berada diluar kota.

Total dana yang dibutuhkan Pemkab Toraja Utara untuk membayar ratusan personel Satpol PP dan Pemadam Kebakaran ini sejumlah Rp. 2 Miliar, termasuk dana perjalanan dinas.

Keren, Putri Cantik Toraja ini Juara Duta Museum Sulawesi Selatan 2017

1
Elsa Natasha Martin Duta Museum Sulawesi Selatan 2017
Elsa Natasha Martin, Duta Museum Sulawesi Selatan 2017

INFOTORAJA.COM, MAKASSAR – Putri Toraja kembali mengukir prestasi. Elsa Natasha Martin, gadis cantik yang juga hobi basket ini berhasil mengharumkan nama Toraja setelah menjadi pemenang pemilihan Duta Museum Sulawesi Selatan 2017 di Makassar, Minggu (3/12/2017).

“Shock, ndak nyangka”, singkat Elsa saat ditanya tentang perasaannya setelah terpilih menjadi duta museum SulSel.

Elsa yang juga akrab dipanggil Lingling bercerita pada InfoToraja.com jika ini pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan seperti ini sejak lulus SMA. Dengan persiapan selama dua minggu, Elsa yang mewakili Kabupaten Tana Toraja berhasil mengalahkan kontestan dari daerah lain.

Dalam kesempaan sambungan telepon dengan InfoToraja.com, Elsa berharap agar pemerintah bisa lebih bersinergi dengan masyarakat untuk kemajuan pariwisata Toraja.

“semoga pemerintah lebih memperhatikan dan bisa bersinergi dengan masyarakat untuk pariwisata, khususnya museum, terlebih bagi generasi “jaman now”, saya beraharap mereka untuk lebih peduli karena museum identitas kita”, tambah Elsa pada InfoToraja.com

Mahasiswi Manajemen Universitas Hasanuddin ini menambahkan agar lebih terbuka jalan bagi anak muda Toraja mengikuti kegiatan seperti ini.

“semoga lebih diapresiasi lagi karya-karyanya anak Toraja”, sambung Elsa.

iTorajaTV – Mengintip Latihan Sendratari Sejarah Toraja untuk Pembukaan Lovely December 2017

0
Simak Latihan Sendratari Arrang di Batu untuk Pembukaan Lovely December 2017 pada tanggal 9 desember 2017.

Ketua DPD Golkar Toraja Utara “Instruksikan” Fraksi dan Kader Dukung Lovely December In Toraja 2017

0
Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong
Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

INFOTORAJA.COM, RANTEPAO – Event Nasional Lovely December In Toraja 2017 bukan hanya tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara agar dapat berjalan dengan sukses.

“Lovely December in Toraja 2017 harus kita sukseskan, dan saya sudah intruksikan anggota Fraksi Golkar di DPRD Toraja Utara dan seluruh kader Golkar Toraja Utara untuk ikut turun menyukseskan event akbar ini,” ujar Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara Frederik Victor Palimbong atau disapa Dedi Palimbong, kepada InfoToraja.Com, via telepon, Senin (4/12/2017) siang.

Dedi Palimbong, menganggap suksesnya Lovely December ini menjadi sebuah harga mati bagi Pemkab dan seluruh lapisan masyarakat Toraja Utara.

“Ada Lovely December, disaat perayaan Natal dan menyambut tahun baru, tentu harus kita jaga dan jangan biarkan rusak karena hanya persoalan sepele,” ungkap Dedi Palimbong.

Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan menghadiri puncak Lovely December tahun ini.

Ada 12 item kegiatan yang akan berlangsung dalam kegiatan akbar untuk pertama kalinya diakui secara Nasional.

Pembukaan Lovely December akan dilangsungkan di Lapangan Bakti Rantepao pada 9 desember dan dimeriahkan oleh pertunjukan sendratari mitologi Toraja yang berjudul Arrang di Batu.

“Anda Cinta Toraja Utara, mari dukung Lovely December in Toraja di Toraja Utara, Negeri diatas awan, bumi Pongtiku”, tambah pengusaha muda Toraja Utara ini.

baca juga : 
Target Pecahkan Rekor MURI, Ini Tinggi Pohon Natal Bambu di Toraja.
– Ingin Tahu Sejarah Terciptanya Toraja? Ayo Datang di Pembukaan Lovely December

Ingin Tahu Sejarah Terciptanya Toraja? Ayo Datang di Pembukaan Lovely December

0
latihan arrang di batu pembukaan lovely december 2017
Suasana latihan sendratari Arrang di Batu yang akan dipertunjukan pada pembukaan Lovely December 2017.

INFOTORAJA.COM, RANTEPAO – Gelaran Lovely December in Toraja tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan terus dilakukan panitia demi suksesnya kegiatan ini.

Salah satunya persipan sendratari untuk pembukaan Lovely December 2017 yang akan dilaksanakan di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara pada Sabtu, 9 Desember 2017.

Pada Kamis (30/11/2017) dan Sabtu (2/12/2017) kemarin, bertempat di halaman gedung Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Rantepao, Toraja Utara, tim InfoToraja.com berkesempatan menyaksikan langsung latihan persiapan sendratari yang disutradarai oleh Belo Tarran.

“sendratari ini diberi judul Arrang di Batu, diangkat dari mitologi Toraja yang bercerita tentang sejarah terciptanya Toraja dan akan dibawakan dalam bentuk lakon teatrikal” – cerita Belo Tarran pada InfoToraja.com

Menurut Mitologi Toraja, dulunya langit dan bumi masih bersatu, lalu ketika keduanya berpisah lahirlah tiga dewa, yaitu Pongtulak Padang yang berdiam di bawah Tanah, Banggairante berdiam di daratan dan Gaun Tikembong yang berdiam di langit.

Gaun Tikembong yang digelar Puang Ambo-amboan mengambil rusuknya dan menjadikannya dewa bernama Usuk Sangbamban yang digelar puang Bassi-bassian.

Usuk Sangbamban kemudian menikah dengan Simbolong manik dan lahirlah Puang Matua.

Kemudian diceritkan Puang Matua mencari jodoh dan menemukan cahaya yang muncul dari batu. Ternyata di dalam batu tersebut ada perempuan yang kemudian dinamainya: Arrang di Batu, yang artinya Cahaya dari Batu.

Saat dilamar, Arrang di Batu meminta piong sanglampa (1 batang piong/makanan khas Toraja yang dimasak dalam bambu). Setelah piong tersedia, keluarlah Arrang di Batu dan menikah dengan Puang Matua, namun mereka tidak memiliki anak.

Arrang di Batu meminta Puang Matua untuk mencari satu bakul emas murni. Setelah didapat, emas murni itu dimasukkan dalam Puputan Kembar (Sauan Sibarrung) dan tertempalah 8 nenek moyang unsur alam, salah satunya adalah Manusia yang dinamakan Datu Laukku yang menjadi nenek moyang manusia yang kepadanya diberikan Aluk.

Penasaran bagaimana kisah ini diceritakan dalam bentuk teatrikal? Ayo datang di pembukaan Lovely December tanggal 9 desember 2017 nanti.

baca juga : Target Pecahkan Rekor MURI, Ini Tinggi Pohon Natal Bambu di Toraja.

Luar Biasa! Sembilan Difabel Sukses Taklukan Puncak Gunung Sesean Toraja Utara

0
Difabel di Puncak Sesean
Sembilan penyandang difabel dan ratusan pendaki merayakan Hari Penyandang Disabilitas Internasional pada puncak gunung sesean, di Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara, Minggu (3/12/2017) pagi.

INFOTORAJA.COM, SESEAN SULOARA – Sembilan pendaki difabel sukses menaiki puncak gunung Sesean di Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara, Minggu (3/12/2017) pagi.

Kesembilan orang penyandang difabel ini merayakan puncak Hari Penyandang Disabilitas Internasional tahun 2017 ini.

“Tapi mengunakan kata difabel atau disabilitas, seperti difabel buta untuk netra, difabel daksa, difabel grahita atau down sindrom, karena semua orang sama dihadapan hukum dan tidak ada manusia rusak atau cacat, ” kata Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Keseteraan (PerDIK), Abdul Rahman, saat sambutan diatas gunung tertinggi di Toraja.

Abdul Rahman yang disapa Gusdur ini juga merupakan salah satu atlet difabel yang bersama rekan – rekannya didampingi 100 lebih pendaki yang tergabung dalam tim Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas part II.

Juga puluhan penggiat alam bebas yang juga melakukan pendakian di gunung ini, ikut serta dalam upacara hari disabiltas dunia ini.

“Kepada peserta acara dan publik umumnya untuk tidak lagi menggunakan istilah cacat atau tuna kepada orang yang berkebutuhan khusus,” ujar Abdul Rahman.

Upacara perayaan Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2017 yang jatuh pada setiap tanggal 3 Desember ini terselenggara dengan sederhana.

Difabel merupakan singkatan dari istilah inggris ‘different ability’ atau berkemapuan berbeda. Semetara disabilitas berasal dari kata disability yang artinya tidak jauh berbeda.

Selain itu, Gusdur menuturkan rasa gembiranya karena kegiatan perayaan tahun ini banyak komunitas penggiat outdoor dan komunitas lainnya yang ikut, padahal panitia acara ini sejak awal tidak terlalu mempublikasikan.

“Ini di luar perkiraan kita. Ternyata banyak yang ingin ikut tim pendukung. Atlet kita juga bertambah. Dari hanya tiga orang saat pendakian gunung Latimojong di Enrekang kini menjadi 10 orang.” Ungkap Rahman.

Dengan bertambahnya atlet difabel, sebut dia, bisa diartikan bahwa para orang tua atau orang-orang sudah mengizinkan anak-anaknya mereka keluar rumah dan melakukan kegiatan yang selalu dilakukan orang umumnya, terlebih lagi ini kegiatan petualang yang cukup berat bagi difabel sendiri.

Setelah upacara, tim Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas part II turun gunung sekira pukul 10.00 Wita.

difabel puncak di sesean

Saat penurunan, para difabel kembali dikawal oleh pembimbing masing-masing tim seperti saat pendakian kemarin.

Tiap atlet mesti mengikuti prosedur yang dibuat oleh panitia pendakian. Seperti difabel harus menggunakan tracking poll dan harus mengikuti instruksi para pendampingnya.

Sementara pendamping bertugas untuk memenuhi kebutuhan atlet yang terdiri satu difabel grahita, lima difabel daksa kinetik, tiga difabel buta. Seperti mengantar buang air, mendirikan tenda atau camp, hingga menyiapkan makanan dan minuman.

 

Penulis : Jufri Tonapa (Jurnalis MNC Groups)
Editor : Yultin Rante.

Juara Umum 3, Lima Atlet Taekwondo Toraja Utara Lolos Ke Porda SulSel 2018

0
atlit taekwondo toraja juara
Atlet Taekwondo Toraja Utara yang tampil pada Pra Porda SulSel di Lapangan Indoor Kantor Gubernur SulSel, Kota Makassar, Jumat sampai Minggu (1-3/12/2017).

INFOTORAJA.COM, MAKASSAR – Hasil menggembirakan cabang olahraga taekwondo diraih setelah lima atletnya lolos ke Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulawesi Selatan, di Kabupaten Pinrang, tahun 2018 mendatang.

Lima atlet taekwondo Toraja Utara ini lolos setelah berprrstasi pada Kejuaraan PraPorda Taekwondo XVI Se Sulawesi Selatan yang berlangsung di Lapangan Indoor Kantor Gubernur SulSel, Kota Makassar, Jumat sampai Minggu (1-3/12/2017).

“Kita bersyukur pencapaian maksimal Atlit Toraja Utara, apa lagi keluar sebagai juara umum tiga berharap untuk terus berlatih lagi,” kata Sekertaris KONI Toraja Utara, Brikken Linde Bonting, kepada InfoToraja.Com, melalui pesan What’s App, Minggu (3/12/2017) sore.

Brikken yang juga mantan atlet taekwondo Toraja ini berharap atlet yang lolos Porda ini setelah tiba di Toraja Utara, mengatur waktu untuk bertemu dan serahkan Trophy juara kepada Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

“Ini bukti bahwa Toraja Utara mampu berprestasi di bidang olahraga dengan daerah di Sulsel, sekali lagi selamat dan jangan berhenti latihan lagi,” ungkap Brikken Linde Bonting.

Pra Porda Taekwondo ini diikuti 200 Atlit dari 20 Kabupaten Kota Se Sulawesis Selatan.

Toraja Utara pada hari pertama berhasil meraih Medali Emas lewat Poomsae Puteri,Aprilia Ramba’ Palamba’ setelah mengalahkan andalan tuan rumah Makassar Yunita.

Dihari kedua Toraja Utara meloloskan tiga Atlit yakni Sulistiawati meraih medali perak kelas under 46kg, Juniyanti Pombelo meraih medali perunggu kelas under 53 kg, dan Fredy Rifin.
Serta di hari ketiga, Benny Matoto dikelas U-73 lolos setelah mengalahkan Atlet Tana Toraja.

“Kami akan kembali berlatih dan berlatih untuk memaksimalkan di Porda Pinrang 2018 kedepan,” ujar Pelatih Kepala Taekwondo Toraja Utara, Sary Pongpadati.

Berikut hasil Pra Porda Taekwondo di Makassar.

– Juara umum satu diraih Kota Makassar, dengan perolehan medali ; 5 emas, 4 perak, 1 Perunggu.

– Juara umum dua diraih Kabupaten Barru dengan perolehan medali ; 1 emas, 2 Perak

– Juara umum tiga diraih Kabupaten Toraja Utara dengan perolehan medali ; 1 emas, 1 Perak, 1 perunggu.