Beranda blog Halaman 28

Bupati Toraja Utara Melepas Tim Pra-Porda serta Kontingen Olimpiade Sains Nasional Tk. SMP Kab. Toraja Utara

1

Bertempat di Ruang Pola, Bupati Toraja Utara, Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si menghadiri Acara Pelepasan tim Praporda Sepak Bola dan Futsal Toraja Utara serta kontigen OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat SMP Kab.Toraja Utara, Rabu 10/5/17.

Dalam kegiatan ini Bupati juga secara resmi melepas kedua kontigen tersebut untuk mengikuti Praporda V di Masamba, Luwu Utara serta Kontingen Olimpiade Sains di Makassar.

Juga turut hadir dalam acara pelepasan ini ialah Wakil Ketua PSSI Toraja Utara, Saba’ Sombolinggi’, Kadispora, Yakob Pongsendana, Kadis Pendidikan Tarukallo Rantetasak, serta hadir pula Pelatih, official dan para guru pendidik dari kedua kontingen tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi yang tinggi atas keikutsertaan tim/kontingen Toraja Utara sebagai bagian untuk mengangkat nama Kabupaten dengan menyumbangkan prestasi di cabang olah raga dan sains melalui bakat-bakat muda siswa/i didik di Kab. Toraja Utara.

“Saya sangat berbangga mendengar hasil-hasil yang telah peroleh oleh anak-anak kita ini, untuk itu saya berharap kepada semua pendamping untuk mengkonsentrasikan anak-anak kita ini untuk mengikuti Olimpiade Matematika, IPA dan IPS di Makassar” ucap Pak Bupati kepada Kontingen OSN Dimana para peserta Olimpiade yang akan mewakili Toraja Utara adalah mereka yang telah mendapat prestasi di tingkat kabupaten dan selanjutnya akan menuju ke tingkat provinsi.

“Saya bisa melihat kita punya potensi di cabang sepak bola dan futsal ini, kita punya legenda sepak bola sulawesi Bapak Jhoni Kamban dan juga pelatih yang berlisensi itu akan menjadi motivasi, jadi saya sudah menghimbau kepada semua camat untuk menyediakan lapangan atau lahan untuk di buat lapangan sepak bola, jadi saya manaruh harapan kepada pemain-pemain yang terpilih agar bisa membawa nama baik Toraja Utara” ucap Bupati kepada para peserta praporda sepak bola dan futsal.

Praporda sepak bola akan menuju ke Masamba yang di tunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan praporda wilayah V, sedangkan praporda futsal akan menuju Makassar untuk mengikuti Kejurda AFP cup dimana kejuaraan ini di ikuti oleh semua Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.

 

Sumber : Diskominfo Toraja Utara
Author: Steven Gabriel
Foto: Martinus Silolongan
Editor: LPIPA

Toraja Golf Tournament 2017, Ajang Elit Mempertemukan Golfer Toraja Se-Indonesia

0
Toraja golf tournament 2017 diikuti oleh 102 golfer se-Indonesia.

Toraja Golf Tournament 2017 kembali di gelar sabtu 28 april 2017. Antusias golfer pada tahun ini sangat luar biasa dilihat dari kuantitas peserta yang mengikuti dan semangat bertanding sesaat setelah pembukaan dilaksanakan seperti yang dikatakan oleh bpk Rony Palungkun selaku ketua panitia. Tercatat ada 102 golfer yang mengikuti turnamen oleh Toraja Golf Club dan Ikatan Keluarga Toraja Jabodetabek ini. Sponsor utama turnamen ini adalah Himpunan Masyarakat Nonongan Jabodetabek melalui Bpk Yoseph Garo Rantetoding.

Cuaca yang sangat bersahabat di Padang Golf Halim 1 membuat turnamen ini berjalan dengan lancar dan menyenangkan bagi golfer melalui 18 hole kata pak Enov Tikupasang sebagai sala satu inisiator dan juga peserta dalam turnamen ini. Beberapa golfer yang turut hadir sebagai perserta dalam turnamen ini seperti Bpk Karel Tuppu, Bpk Markus Nari, Bpk dr. Anthony Tulak, Bpk Marten Tanga Rantesalu dari Bandung, Bpk Jeffry dari Papua, Bpk Amos Pasalli dari Medan.

Respon yang sangat bagus disampaikan oleh peserta sejak awal pertandingan dimulai dengan mengatakan bahwa ajang ini menjadi media untuk mempertemukan secara langsung masyarakat Toraja untuk membahas hal-hal apa yang dapat dilakukan selanjutnya untuk kemajuan masyarakat Toraja di Jakarta dan juga daerah Toraja sendiri.

Meskipun belum ada yang memenangkan hole in one 2 unit mobil Honda Mobilio dan Honda Brio namun Turnamen Toraja Golf kemarin memberikan penghargaan piala pemenang flight A, B dan C, juara keterampilan longest drive, near to the pin, near the line, best nett overall dan best gross overall. Selain untuk beberapa penghargaan terseut panitia juga memberikan beberapa lucky draw diantaranya golf bag, tv dan sepeda dan grand lucky draw sepeda motor honda revo.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pertandingan yang dimulai sejak pukul 12.30 hingga 17.30 wib ditutup dengan acara makan bersama sambil santai mengobrol dan menikmati hiburan live music. Pada momen ini selain pengumuman pemenang dan santai bersama dilakukan juga pemilihan ketua Toraja Golf Club dan yang terpilih adalah Yoseph Garo Rantetoding.

Terselenggaranya kegiatan ini dengan sangat baik juga tidak terlepas dari berbagai dukungan sponsor seperti sponsor gold PT Mitratel dan PT Sido Agung Mandiri sedangkan untuk sponsor silver adalah PT Dian Karya, PT Tapan Mas dan Kantor Advokat Lorens Patioran dan Rekan serta sponsor grand lucky draw Bpk Adi Raja. Bpk Semly Saalino, Bpk Kol. Jhuni Ponglabba, Bpk Hendrik Tangke Allo turut ambil bagian sangat penting untuk mendukung terselenggaranya turnamen akbar ini. Besar harapan golfer agar tahun depan kegiatan ini dapat terlaksana dengan lebih baik lagi sehingga terjalin hubungan yang erat para pencinta golf dari Toraja. MDT

Objek Wisata Negeri di Atas Awan Tongkonan Lempe Lolai Tutup Sementara

2

Pengelola objek wisata Tongkonan Lempe Lolai, Toraja Utara memutuskan menutup sementara objek wisata yang sangat dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan” itu. Objek wisata ini ditutup sementara waktu untuk umum karena pihak pengelola sedang melakukan pembenahan pembangunan fasilitas tempat rekreasi dan penginapan di lokasi tersebut.

“Iya sekarang tutup karena mau konsen ke pembangunan dua hingga tiga bulan kedepan”, jelas Abun Pasanggang, salah satu pengelola saat kami konfirmasi melalui pesan whatsapp.

Objek wisata negeri di atas awan tongkonan Lempe Lolai mulai tutup sejak pertengahan tahun ini. Diperkirakan objek wisata ini kembali dibuka pada pertengahan Juni 2017. Oleh karena itu diharapkan bagi wisatawan yang sudah berencana mengunjungi Tongkonan Lempe Lolai dalam waktu dekat untuk mengatur ulang jadwalnya.

Beberapa fasilitas yang dimaksud akan dibangun, diantaranya resort, resto, waterboom, sarana outbond dan tribun di depan untuk melihat pemandangan awan di pagi hari.

Seperti yang kita ketahui, negeri di atas awan tongkonan Lempe Lolai menjadi salah satu primadona baru wisata Toraja. Beberapa pejabat pemerintahan sangat mengagumi keindahan yang ditawarkan Lolai, bahkan wakil presiden Indonesia, Jusuf Kalla sangat terkesima dengan pengalaman yang dirasakan saat berkunjung ke Lolai beberapa waktu lalu.

Kebakaran Hanguskan Tongkonan dan Rumah Panggung di Tondok Litak, Sesean Suloara

0
Kebakaran di Tondoklitak, Sesean. Sumber foto : Vera (facebook)

Kabakaran kembali melahap rumah Tongkonan di Toraja, tepatnya di Tondok Litak, Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara (28/3/2017). Satu tongkonan dan satu rumah panggung milik Pither Loto’ hangus terbakar.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Dari sumber kami yang berada dilokasi mengatakan kebakaran bermula pada pukul 23.40 WITA. Saat berita ini dikirim, api masih menyalah dan petugas pemadam kebakaran masih dalam perjalanan menuju lokasi.

Update : Sekitar Pukul 1.00 WITA api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Toraja Utara. Tiga mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sumber : Facebook Daniel Buntu Payung


Aluk Todolo, Kepercayaan Leluhur Toraja jadi Inspirasi Band Metal asal Prancis

0

“Aluk Todolo” adalah band dengan aliran instrumental hard rock / metal yang mengacu pada black metal, psychedelia, Krautrock dan eksperimental. Band yang berasal dari Grenoble, Prancis ini dibentuk pada 2004 oleh Antoine Hadjioannou (drum), Matthew Canaguier (bass) dan Shantidas Riedacker (gitar).

Mereka terinspirasi dari kepercayaan leluhur Toraja setelah pemain bass mereka melakukan sebuah perjalanan di Toraja.

Band ini menggunakan instrumen rock tradisional dan teori ‘magical’ untuk mencapai level ‘psychedelic’. Psychedelic rock adalah salah satu jenis dari musik rock yang mencoba untuk menggambarkan orang yang sedang kecanduan. Konser mereka cukup unik, mereka hanya diterangi oleh satu bohlam yang terhubung dari sinyal gitar.

Album pertama mereka, ‘Descension’, diterbitkan pada 2007. Album ini direkam di Elders Cave, sebuah gua di pegunungan Alpen.

Berikut ini salah satu video Aluk Todolo saat perform :

Film Filosofi Kopi : Ben & Jody Akan Syuting di Toraja

0

Sekuel Filosofi Kopi The Movie (2015), yang berjudul Filosofi Kopi : Ben & Jody kini memasuki tahap produksi. Dilansir dari situs Rolling Stone Indonesia, film produksi Angga Dwimas Sasongko ini memilih Toraja sebagai salah satu tempat pengambilan gambar.

Filosofi Kopi : Ben & Jody direncanakan tayang pada Juli 2017. Di sekuel ini mereka pun memperkenalkan dua tokoh baru yang akan muncul, menemani Chicco Jerikho sebagai Ben dan Rio Dewanto sebagai Jody.

Nama pertama yang diumumkan adalah Luna Maya yang nantinya akan berperan sebagai karakter baru bernama Tarra dan Nadine Alexandra yang berperan sebagai Brie. Tarra adalah rekan baru Ben dan Jody dalam menjalankan Filosofi Kopi, sementara Brie adalah barista baru yang berasal dari Melbourne.

“Prosesnya lumayan panjang untuk mencari mana yang cocok. Karena karakter Tarra ini, karakter yang diciptakan oleh Arman (salah satu pemenang #NgeracikCerita) sementara Brie diciptakan oleh Frischa (pemenang lainnya), jadi ada dua pemenang.

Waktu kami berdiskusi, sosok seperti apa yang menarik untuk menjadi Brie dan Tarra, kami merasa perlu karakter-karakter yang punya keunikan tersendiri, secara fisik dan kemampuan akting. Dan kami merasa itu ada di Luna dan Nadine.

Di film yang kedua ini, karakter-karakternya dihidupkan lagi, ceritanya digulirkan di luar yang ada di cerita pendek. Bakal banyak surprise baru sih. Bagaimana sih kelanjutan hidup setiap karakter setelah cerita yang diciptakan Dewi Lestari dan bagaimana mereka ketemu karakter-karakter baru,” ungkap Angga Sasongko, sutradara Filosofi Kopi : Ben & Jody.

 

Selain jumlah karakter yang lebih banyak, lokasi pengambilan gambar di film kedua juga bertambah dari film sebelumnya. Mulai proses shooting sejak awal Januari ini, Filosofi Kopi : Ben & Jody akan mengambil lokasi di Jakarta, Bali, Yogyakarta, Makassar, dan terakhir di Toraja.

***

Dengan dipilih nya Toraja sebagai lokasi pengambilan gambar, kami berharap semoga branding Toraja dengan kopinya semakin “kental” dan “beraroma”, jika orang bercertia tentang kopi maka mereka akan mengingat Toraja sebagai surga nya kopi. Minat pada kopi Toraja semakin meningkat dan tentunya semakin menghidupi industri kopi di Toraja.

Selain itu kami meyakini bahwa film adalah media promosi pariwisata yang sangat efektif. Semoga setelah Filosofi Kopi para produser semakin tertarik untuk menggarap film di Bumi Lakipadada. Layaknya Belitung yang semakin “diperhitungkan” karena Laskar Pelangi nya dan puncak Mahameru yang semakin “meninggi” dengan 5 CM nya, besar harapan kami nama Toraja semakin menggaung di tangan para pelaku industri kreatif.

Salama’

Operasi Bersih Hutan Nanggala Kumpulkan Dua Truk Sampah di Sepanjang Jalan Poros Toraja – Palopo

0
Akhir bulan kemarin, tepatnya minggu 30 Oktober 2016, komunitas yang menamakan diri Aliansi Pecinta Alam Toraja Utara melakukan aksi Operasi Bersih Hutan Nanggala 3.
 
Kegiatan yang sangat perlu didukung dan diapresiasi ini berhasil mengumpulkan sampah sekitar 2 truk penuh.
 
Kegiatan ini sudah berlangsung selama 5 tahun, namun tetap saja kawasan ini selalu dipenuhi sampah.
 
Perlu kesadaran kita semua pengguna jalan poros Toraja – Palopo untuk menjaga kebersihan di area ini. Semoga kita selalu mengingat pentingnya hutan lindung melindungi kehidupan kita.
 
Ohy, kesadaran membuang sampah pada tempatnya bukan hany di area tertentu saja, tapi wajib kita lakukan di mana saja.
Semoga alam selalu bersahabat dengan kita!
14563499_10207550858994866_9103240684318182296_n 14573010_10207550858074843_1220275732395608380_n 14610862_10207550858714859_7541497250902242485_n 14639805_10207550858434852_7244213768287310249_n 14606253_10207552542156944_1368272338753877978_n
 
*sumber foto : Zulkifli Sukarta
 

Toraja Ultra Scenic Run 2016, Lomba Lari Tawarkan Keindahan Panorama Toraja

0
Toraja Ultra Scenic Run 2016

Tren olahraga lari yang sedang menjamur di masyarakat membuat event kegiatan ini kian ramai di Indonesia. Salah satu event akbar lomba lari bertaraf Internasional yakni Toraja Ultra Scenic Run 2016 akan segera digelar 1-2 Oktober mendatang.

Event lari keempat kalinya yang digelar Consina Outdoor Service (COS) Event bersama IKAT (Ikatan Keluarga Toraja Jabodetabek)  ini akan melombakan lima kategori yakni 27k, 50k, 78k, 102k, dan 165k. Lomba yang tak hanya menjadi salah satu agenda yang diburu para pelari lokal, tapi juga wisatawan ini menawarkan keindahan hamparan panorama alam Tana Toraja yang menjadi salah satu situs warisan budaya dunia (UNESCO).

“Toraja Ultra Scenic Run” merupakan event lari Ultra International yang pertama kali dilaksanakan di Toraja. Dikemas dengan perlombaan lari menyusuri kawasan pedesaan, sawah, perkebunan, hutan, yang kaya akan pesona alam dan budayanya, hingga melintasi jajaran pegunungan yang terkenal dengan nama  “Negeri di atas Awan”, tentu akan memberikan pengalaman tak ternilai bagi seluruh peserta dan partisipan.

Toraja Ultra Scenic Run 2016, Lomba Lari Tawarkan Keindahan Panorama Toraja

Menargetkan diikuti 400 peserta, Toraja Ultra akan menempuh rute jalan utama kota Rantepao saat start di Toraja Misiliana Hotel. Diikuti rute yang memasuki jalan pedesaan yang menawarkan pemandangan rumah adat Toraja (Tongkonan) hingga ke daerah pegunungan Sesean yang memiliki ketinggian 2200 mdpl.

“Disebut Ultra, karena lomba lari ini jaraknya di atas 40 kilometer. Kenapa Scenic? Karena para peserta nantinya akan ditawarkan pemandangan Toraja yang sangat indah yang tak pernah putus,” – Disyon Toba, Ketua Pelaksana lomba saat jumpa pers, Rabu (22/6/2016).

Jangan khawatir soal keamanan peserta saat mengikuti lomba lari jarak jauh ini. Sebab, pihak penyelenggara menjamin keselamatan para peserta dengan membekali racepack (peralatan lomba) serta fasilitas tempat istirahat dan pemandu (Marshal) di beberapa titik.

“Ada jas hujan, emergency blanket, peluit, dan head lamp.  Ada gelang check-poin untuk mengetahui peserta sudah benar melewati setiap pos yang ada atau tidak,” terang Koordinator Lapangan Toraja Ultra, Virgo Dirgantara.

Ia pun menerangkan jika setiap 10 kilometer di arena lintasan terdapat water station, medis, dan toilet. Membuat para perserta tentu tetap akan nyaman mengikuti lomba yang menembus 14 Kecamatan di Toraja ini tanpa harus khawatir soal keselamatan.

Pendaftaran secara online melalui website resmi www.torajaultrascenicrun.com sudah ditutup sejak 24 September kemarin, namun masih terbuka pendaftaran “on the spot” di Misiliana Hotel Toraja Utara bagi peserta yang berminat. Biaya pendaftaran Toraja Ultra berkisar Rp 400 ribu hingga Rp 1,8 juta tergantung dari kategori lomba yang diikuti.

Selain itu, COS Event pun mengadakan lomba Photo Competition saat gelaran lomba Toraja ultra Scenic Run 2016 nanti. Terdapat tiga kategori lomba yang diperuntukkan untuk umum serta khusus bagi peserta lomba yang akan mendapatkan hadiah menarik persembahan Consina.Toraja Ultra Scenic Run 2016, Lomba Lari Tawarkan Keindahan Panorama Toraja

Mengingat Toraja sebagai Lokomotif pengembangan pariwisata di Sulawesi Selatan, maka diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan gairah pengembangan kegiatan pariwisata di seluruh daerah Sulawesi Selatan yang memacu peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Jadwal Baru Hari Pasar di Toraja Utara

0
Jadwal Hari Pasar di Toraja Utara

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM menetapkan jadwal perubahan hari pasar di Toraja Utara. Jadwal baru hari pasar di Toraja Utara ditetapkan melalui surat edaran Bupati Toraja Utara no. 045.2/0592/DISPERINDAG pada tanggal 25 Mei 2015.

Jika sebelumnya hari pasar menerapkan sistem bergilir 6 hari sekali, maka pada jadwal baru hari pasar sudah ditetapkan paten / fix pada hari yang telah ditentukan. Misalnya, pasar bolu (pasar hewan) yang sebelumnya hanya akan ada tiap 6 hari sekali, maka di jadwal baru pasar hewan akan ada 2 kali dalam seminggu, yaitu pada hari selasa dan hari sabtu.

Adapun jadwal pasar Toraja Utara terbaru yang mulai berlaku sejak 1 Juni 2016 pada tabel berikut:

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
Pasar pagi Rantepao Pasar Bolu & Hewan  Pasar pagi Rantepao  Pasar pagi Rantepao  Pasar pagi Rantepao  Pasar Bolu & Hewan
Pasar To’ Karau  Pasar To’ Rea Pasar Pesondongan Pasar Minanga
Pasar Lolai  Pasar Pangli  Pasar Limbong Langi’  Pasar Bontong
Pasar Ledo  Pasar To’ Dama’  Pasar Dende’  Pasar Sipa’tongan
Pasar Karre  Pasar Pasang  Pasar Rantebua  Pasar Ma’dong
Pasar Barereng  Pasar Salu  Pasar Pondo’  Pasar Pa’ Tambenan
Pasar Rantekarua  Pasar Saruran Bokin  Pasar Pangala’  Pasar Ponglamba’
Pasar Sapan  Pasar Kole  Pasar Pindan
 Pasar Sangpolo  Pasar Pulu’-Pulu’

*Khusus hari pasar pagi Rantepao beraktifitas mulai pukul 05.00 – 11.00
*Hari minggu semua pasar di Toraja Utara tidak beraktivitas.

Berenang dengan Belut Purba di Kolam Alam Tilangnga’

0

Berenang dengan lumba-lumba? itu sih sudah banyak yang ngerasain. Bagaimana kalau renangnya dengan belut purba yang ukurannya bisa mencapai ukuran kaki orang dewasa? Nah, jika ingin merasakan pengalaman yang berkesan ini kamu terlebih dahulu harus ada di kota kelahiran saya, Toraja!

Dalam bahasa latin, belut purba ini disebut Anguilla Sp. Beberapa orang menyebutnya dengan belut berkuping (moa). Dalam bahasa Toraja kami menyebutnya dengan nama masapi.

Untuk bertemu si belut raksasa, kamu bisa datang ke salah satu tempat pemandian mata air di Toraja yang bernama Tilangnga’. Pemandian ini terletak di antara Makale dan Rantepao, tepatnya di kelurahan Sarira, Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja.

Tilangnga’ adalah tempat pemandian dengan air alam yang terasa dingin dan menyejukan. Air kolam Tilangnga’ yang berwarna kehijauan memiliki kejernihan yang luar biasa. Kamu cukup bayar HTM sebesar Rp. 10.000 untuk bisa menikmati kesejukan yang ditawarkan kolam ini.

Di sini kamu diperbolehkan untuk menceburkan diri ke dalam kolam dan mandi. Jika beruntung, kami bisa mandi dan bermain dengan masapi. Jangan lupa siapkan telur bebek rebus untuk menarik perhatian si masapi keluar dari celah-celah bebatuan yang ada di sekitar kolam.

Sebenarnya tidak ada yang tahu secara tepat di bagian bebatuan mana masapi bersarang. Makanya banyak juga pengunjung yang datang tidak bisa melihat ikan masapi setelah melempar telur bebek rebus tersebut.

Banyak mitos yang berkembang seputar ikan masapi di Tilangnga’ ini, ada yang beranggapan kalau bisa melihat ikan ini maka kamu akan keberuntungan. Ada juga yang beranggapan ikan ini tidak boleh dipancing sebab yang memancingnya akan meninggal.

Tilangnga’ ini bagian dari “paket hadiah” surga alam Toraja dari Sang Pencipta. Kamu tidak bisa merasakan hal berkesan seperti ini di tempat lain. Makanya kalau ke sini harap perhatikan peraturan yang berlaku di tempat ini seperti tidak boleh mandi menggunakan shampoo, sabun atau segala sesuatu yang bersifat detergen.

Selain itu hindari juga buang sampah sembarang tempat dan eksistensi konyol corat-coret yang tidak jelas. Mari sama-sama menjaga kelestarian ekosistem yang ada di dalam kolam Tilangnga’.

Kamu juga bisa ikut berpartisipasi mengenalkan kolam Tilangnga’ dan pesonanya pada banyak orang. Ceritakan pengalaman kamu melalui sosial media, upload foto atau video bisa melalui instagram. Jangan lupa tag IG InfoToraja jika postingan kamu ingin di-regram.

A photo posted by Toraja Totemo (@infotoraja) on

A photo posted by Toraja Totemo (@infotoraja) on

A photo posted by Toraja Totemo (@infotoraja) on

Salah satu video kiriman yang diterima InfoToraja adalah pengalaman berkesan dari Zulkifly Rakhmat saat berenang dan bermain dengan masapi di Tilangnga’. Beruntung bagi Zulkifly bisa melihat langsung bahkan mandi dan bermain dengan masapi.

Berenang Bersama Belut Bertelinga (Masapi) di Kolam Alam Tilan…Berenang Bersama Belut Bertelinga (Masapi) di Kolam Alam Tilangnga’

*************************************************************************

Tilangnga’ adalah sebuah tempat pemandian dengan air alam yang terasa dingin dan memberikan kesejukan. Air kolam Tilangnga’ yang berwarna kehijauan memiliki kejernihan yang luar biasa.

Di sini pengunjung diperbolehkan untuk menceburkan diri ke dalam kolam dan mandi. Tetapi harap perhatikan peraturan di tempat ini yang tidak memperbolehkan pengunjung mandi menggunakan shampoo, sabun atau segala sesuatu yang bersifat detergen. Hal ini untuk menjaga kelestarian ekosistem yang ada di dalam kolam Tilangnga’ .

Keunikan dari kolam ini adalah adanya beberapa belut berkuping (moa) yang disebut Anguilla Sp. dalam bahasa latin, sementara orang Toraja menyebutnya Massapi. Massapi kerap keluar dari dalam celah-celah bebatuan yang ada di sekitar kolam. Anehnya tidak ada yang tahu secara tepat di bagian bebatuan mana Massapi bersarang.

#infotoraja #toraja #visittoraja

Video Kiriman : Zulkifly Rakhmat

Dikirim oleh Info Toraja pada 23 Mei 2016

 

Ingin merasakan pengalaman berkesan seperti Zulkifly? ayo ke Toraja!

Jangan lupa agendakan Tilangnga’ sebagai target destinasi kamu. Ohy, sebaiknya datang pada musim hujan karena pada musim kemarau volume air di Tilangnga’ akan berkurang.

Renang dan bermain dengan si belut purba hanya satu dari sekian banyak hal berkesan yang bisa kamu nikmati saat di Toraja.

Rencanakan perjalanan wisata Toraja kamu dari jauh hari untuk mendapatkan tiket pesawat dan penginapan yang murah. Kamu bisa kunjungi situs Traveloka atau situs sejenis.